Awalnya saya menggelut pekerjaan ini ketika saya membuka postingan postingan dari teman-teman yang sudah lebih dulu terjun di pemanfaatan limbah sampah. Ketika saya membaca dan mencobanya ada rasa ketertarikkan saya untuk mendalami keterampilan ini, ternyata ada kepuasan tersendiri ketika saya mengerjakan pekerjaan tersebut. Akhirnya saya mencoba untuk membuat pigura atau bingkai buat hasil mewarnai anak saya yang bernama Naina, yang waktu itu kata Bundanya bahwa Naina mendapatkan juara mewarnai di sekolahnya di TK Home Schooling ( TK. Khairu Ummah ).
Kemudian saya siapkan perlengkapan tersebut, seperti kardus, gunting, carter, lem fox, lidi yang sudah dicat hitam, stick es, kertas koran yang sudah saya linting, benang buat mengganting bingkai tersebut dan kertas kado.
Begitu semangatnya saya menyiapkan semua perlengkapan itu dengan harapan, saya bisa memberikan penghargaan kepada anak saya yang telah mewarnai dengan bagus walaupun bagi saya hasil mewarnainya belum sempurna tapi penilaian dari pihak guru mengatakan dibandingkan dengan hasil dari teman-teman sekelasnya, anak saya lebih bagus dalam pengerjaannya.
Kemudian saya siapkan perlengkapan tersebut, seperti kardus, gunting, carter, lem fox, lidi yang sudah dicat hitam, stick es, kertas koran yang sudah saya linting, benang buat mengganting bingkai tersebut dan kertas kado.
Begitu semangatnya saya menyiapkan semua perlengkapan itu dengan harapan, saya bisa memberikan penghargaan kepada anak saya yang telah mewarnai dengan bagus walaupun bagi saya hasil mewarnainya belum sempurna tapi penilaian dari pihak guru mengatakan dibandingkan dengan hasil dari teman-teman sekelasnya, anak saya lebih bagus dalam pengerjaannya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar